Ume kbubu

January 5, 2011 § Leave a comment

Ume : rumah. Kbubu : bulat. Ume kbubu adalah rumah berbentuk bulat yang berfungsi sebagai lumbung jagung, tempat memasak (dapur), dan tempat bersalin. Ume kbubu ditopang oleh 4 tiang kokoh dari kayu kasuari, rangkanya terbuat dari kayu bulat berdiameter 2-3 cm dan ditutup dengan alang-alang kering. Ume kbubu hanya punya satu pintu setinggi satu meter, tanpa jendela.

Zaman dulu, wanita hanya boleh melahirkan di ume kbubu. Sehabis melahirkan, di bawah tempat tidurnya akan ditaruh bara dari kayu kusambi dan kasuari.  Sebagai lumbung jagung, ada aturan tersendiri yang tak boleh dilanggar. Jagung yang ditempatkan di loteng, hanya boleh dipersiapkan oleh sang nyonya rumah. Bila untuk keperluan memasak, loteng hanya boleh dimasuki oleh nyonya rumah. Ada kepercayaan bahwa hama tikus akan datang jika tidak dilakukan oleh nyonya rumah.

.

Atoin Amaf

January 5, 2011 § Leave a comment

Atoin amaf adalah saudara laki-laki dan keturunannya. Perannya sangat menentukan ketika saudara perempuannya menikah dan meninggal dunia. Ketika pernikahan secara adat dilangsungkan, suaranya juga turut menentukan keberlangsungan prosesi dan upacara.

Ketika meninggal dunia, dialah orang yang memaku pertama kali peti jenazah yang hendak ditutup. Jika dia tak hadir, ada harga yang harus dibayar sesudah itu. Sapi atau ternak besar lainnya biasanya dipilih untuk menebus kepadanya. Jika tidak, nyawa taruhannya.

Okomama

January 5, 2011 § 2 Comments

Okomama‘ adalah bahasa dawan untuk tempat memamah sirih (Oko:tempat berbentuk kotak; Mama’: memamah). Okomama adalah simbol ramah-tamah, penghormatan terhadap sesama. Kotak ini berbentuk kubus, bertingkat-tingkat, dan dianyam dari daun lontar. Okomama untuk pesta adat biasanya lebih istimewa karena dilapisi koin perak dan muti.

Teun Mau/Meup Lene

January 5, 2011 § Leave a comment

Ini salah satu yang unik. Syarat untuk menikah bagi muda-mudi yang telah cukup umur. Wanita diwajibkan memiliki beberapa potong kain adat (selimut/mau’; selendang/mau ana’; sarung/tais) yang ditenun sendiri. Gak bisa menenun? Gak boleh nikah! Hehehe.

Bagi laki-laki, punya ladang (lene) dan lumbung (ume kbubu) sendiri adalah kewajiban.

Syarat ini bagi masyarakat perkotaan dijabarkan dengan punya penghasilan sendiri bagi pria. Bagi wanita? Tak ada.

Boti: Animisme dan Dinamisme

January 5, 2011 § Leave a comment

Agama yang dianut oleh suku Boti adalah animisme dan dinamisme. Dalam bahasa Dawan mereka menyebutnya, Uis Pah (Penguasa Alam) dan Uis Neno (Penguasa Langit)

Piet Alexander Tallo (Alm.) ketika menjabat Bupati Timor Tengah Selatan, pernah menawarkan kepada Raja Boti, Usif Benu, untuk dibaptis dan masuk agama Kristen. Lalu apa jawab Usif Benu?

“Pak Bupati, cobalah berkunjung ke Oekefan (LP di kota SOE) dan lihat siapa saja orang-orang yang menghuni tempat itu. Kebanyakan orang-orang dengan nama seperti Christian, Lukas, Matius, Markus, Simon Petrus.”

Di Boti, kalau ada uang seribu rupiah tertinggal di tempat pemandian umum, maka akan tetap pada tempatnya hingga si pemilik datang dan mengambilnya.

Meo

January 5, 2011 § Leave a comment

Meo adalah Pahlawan. Ksatria di medan laga, patih kepercayaan raja. Jabatannya lebih kurang adalah Panglima. Meo berpostur tinggi besar, pemberani, dan handal. Musuh dalam jarak jauh bisa dibidik dengan sempurna dengan senapan tumbuk. Tidak ragu memutilasi musuh, kedua paha dipotong, kepala dipenggal dan dipancung di pohon kasuari.

Minum Darah

January 5, 2011 § Leave a comment

My Great-grandfather, Nai’ Adam, punya kebiasaan unik. Setiap menyembelih binatang, aliran darah yang keluar pertama kali, ditampung di dalam tiba’ (tempat minum dari ruas bambu) dan diminum. Kebiasaan ini dianggap sebagai obat awet muda.

Lebih ampuh yang mana ya, minum darah atau menelan pil antioksidan?

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.